Himpunan Ilmu Tanah Indonesia(HITI) didirikan di Jakarta pada tanggal 18 Juli 1972 untuk waktu yang tidak ditentukan, sebagai lanjutan dari Perhimpunan Ahli dan Peminat ilmu tanah yang didirikan tahun 1961 di Bogor.
27+
Komda HITI
105+
Seminar
67+
Publikasi
Jelajahi Artikel Terbaru Kami
29 September 2021
Tanah menjadi pengawet alami yang luar biasa. Bukti yang mudah terlihat terdapat di tanah-tanah di wilayah Kabupaten Lebak hingga bagian selatan Kabupaten Tangerang. Tanah di wilayah […]
24 September 2021
Tanah bengkok merupakan sebutan untuk tanah milik desa. Tanah bengkok diberikan oleh desa sebagai gaji bagi pamong desa yaitu kepala desa dan perangkat desa selama masa […]
13 September 2021
Prinsip utama reklamasi pasca tambang adalah penyelamatan tanah pucuk (top soil). Tanah pucuk yang sudah terbentuk puluhan sampai ratusan tahun harus diselamatkan di suatu tempat. Ia […]
6 August 2021
Sejarah membuktikan perang di masa silam lebih banyak dilakukan di darat dan di air ketimbang di udara seperti di era modern. Pada masa itu kunci kemenangan […]
4 August 2021
Tanah, terutama partikel klei, ternyata erat hubungannya dengan asal-usul kehidupan. Pada kajian antropologi, menurut Agustinos Wibowo, semua cerita yang menjelaskan asal mula alam semesta beserta kehidupannya […]
2 August 2021
Konsep tanah bagi penduduk Papua yang tergolong Bangsa Melanisia sangat unik. Orang di luar Bangsa Melanisia mungkin agak kesulitan memahaminya. Bangsa Melanesia adalah sebutan untuk penduduk […]









